EKOSISTEM PRATESIS

Ekosistem Pertambangan digital

Sistem kendali operasional terintegrasi untuk perusahaan pertambangan — mulai dari transparansi biaya per ton, keandalan aset, hingga tata kelola pengadaan yang menyeluruh.

PLATFORM INTI
pronto-xi

Berita Pertambangan Terbaru

KENAPA INI PENTING

Hasil bisnis, bukan sekadar fitur software

Perusahaan tambang yang beroperasi tanpa sistem kendali terintegrasi biasanya menghadapi tiga masalah klasik yang sama — hanya saja dalam skala besar: biaya yang tidak terlihat, pengelolaan aset yang reaktif, dan proses keuangan yang lambat. Digital Mining Ecosystem hadir untuk menjawab ketiganya sekaligus.

3x

Biaya pemeliharaan lebih rendah ketika jadwal preventif menggantikan respons reaktif terhadap kerusakan

21 → 7

Penurunan waktu yang dibutuhkan, dari respons darurat menjadi pemeliharaan terjadwal

18%

Peningkatan uptime aset berkat pemeliharaan prediktif dan pemantauan real-time

100%

Visibilitas biaya per ton di seluruh lokasi tambang — dari sekadar estimasi menjadi keputusan berbasis data

60%

Porsi biaya tambang yang terkait aset dan pemeliharaan — kini bisa dikendalikan lewat sistem terintegrasi

30+

Perusahaan tambang yang sudah menjalankan ekosistem ini, tersebar di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua

PLATFORM INTI

Pronto Xi ERP — inti operasional

ERP yang sudah teruji di kawasan Australasia untuk industri padat aset. Bukan sistem keuangan generik yang “disesuaikan” untuk tambang, tapi platform yang memang dibangun untuk dunia operasional di mana aset, biaya, dan kepatuhan adalah hal yang menentukan hidup-matinya bisnis.

PLATFORM INTI — EKOSISTEM PERTAMBANGAN DIGITAL

pronto-xi

Pronto Xi menjadi tulang punggung Digital Mining Ecosystem — mencakup manajemen keuangan, siklus hidup aset, penjadwalan pemeliharaan, tata kelola pengadaan, sampai kecerdasan operasional real-time. Pratesis tidak sekadar memasang Pronto Xi sebagai ERP umum, tapi mengonfigurasi dan mengelolanya sebagai sistem kendali operasional yang benar-benar dirancang untuk pertambangan.

“Dari biaya per ton sampai keandalan aset — operasional tambang dikelola sebagai satu sistem kendali yang menyatu.”

Lima domain kapabilitas inti

  1. Manajemen & Kendali Keuangan
    Laba-rugi, cost center, jejak audit, dan tata kelola anggaran — semuanya real-time dan bisa diaudit kapan saja

  2. Manajemen Operasi & Aset
    Siklus hidup aset, pelacakan keandalan, pemantauan pemanfaatan, hingga depresiasi

  3. Manajemen Pemeliharaan & Proyek
    Pemeliharaan preventif maupun korektif, work order, dan kendali biaya proyek

  4. Inventaris, Pengadaan & Tata Kelola Vendor
    Persetujuan PO, manajemen vendor, akurasi stok, dan kendali pengeluaran

  5. Intelijen Operasional & Keuangan
    Dashboard, KPI, analisis biaya per ton, dan laporan pendukung keputusan

ARSITEKTUR EKOSISTEM

Bagaimana ekosistem ini dibangun — lapis demi lapis

Ini bukan startup, dan bukan pula hasil “banting setir” baru-baru ini. Sejak 1987, Pratesis sudah membangun ekosistem operasional yang tahan lama — melewati berbagai siklus ekonomi, perubahan industri, sampai revolusi teknologi.

Platform Inti

Pronto Xi ERP
Manajemen Keuangan
Manajemen Aset
Pemeliharaan
Intelijen Operasional

Fondasi Cloud

Huawei Cloud
Kedaulatan Data Indonesia
Infrastruktur kelas enterprise
Ketersediaan Tinggi
Pemulihan Bencana

Data & Integrasi

Satu Sumber Data Terpadu
Tata Kelola Data
Lapisan Integrasi API
Pelaporan & Business Intelligence
Dashboard Real-time

People Enablement

Asesmen Kapabilitas
Adopsi Perubahan
Pelatihan Berdasarkan Peran Kerja
Tata Kelola Kinerja
Dukungan Pascaimplementasi

Cakupan Proses & Kasus Penggunaan

Apa yang Dikelola oleh Ekosistem

Six operational areas — each with specific business outcomes, not just system features.

01

Pengendalian biaya per ton

Visibilitas biaya secara real-time untuk setiap lokasi, setiap shift, dan setiap kategori peralatan. Manajemen memperoleh data aktual—bukan sekadar estimasi—sehingga dapat mengambil keputusan biaya harian dengan lebih tepat.

02

Manajemen siklus hidup aset

Mulai dari akuisisi hingga pelepasan aset—mencakup pencatatan aset, penyusutan, pemanfaatan, serta pemantauan kondisi untuk seluruh kategori peralatan.

03

Penjadwalan pemeliharaan preventif

Perintah kerja dibuat secara otomatis berdasarkan waktu, jarak tempuh, atau kondisi aset—bukan setelah terjadi kerusakan. Pemeliharaan menjadi biaya yang terencana, bukan penanganan darurat.

04

Pengadaan & vendor

Alur persetujuan PO, pemantauan kinerja vendor, dan visibilitas pengeluaran di seluruh lokasi. Proses pengadaan menjadi lebih terkendali, transparan, dan mudah diaudit.

05

Konsolidasi keuangan

Laporan laba rugi (P&L) multi-lokasi, pelaporan pusat biaya, serta laporan keuangan berstandar investor—dihasilkan secara otomatis, bukan disusun secara manual.

06

KPI operasional

Dashboard real-time untuk CEO, CFO, dan COO — menampilkan biaya per ton, tingkat utilisasi aset, perbandingan anggaran vs realisasi, serta status kepatuhan dalam satu tampilan.

INFRASTRUKTUR CLOUD

Huawei Cloud — fondasi infrastruktur kelas enterprise

Ekosistem Pertambangan Digital berjalan di atas Huawei Cloud — menyediakan skalabilitas, keamanan, dan kedaulatan data Indonesia yang dibutuhkan oleh perusahaan pertambangan.

huawei-cloud

Huawei Cloud menyediakan infrastruktur kelas enterprise yang menjadi fondasi bagi Ekosistem Pertambangan Digital — mendukung penerapan multi-site, operasional dengan ketersediaan tinggi, serta kepatuhan terhadap regulasi untuk operasional pertambangan di Indonesia.

  • Kedaulatan Data Indonesia
    Seluruh data operasional disimpan dalam wilayah hukum Indonesia — memenuhi persyaratan regulasi untuk operasional pertambangan.
  • Arsitektur Ketersediaan Tinggi
    SLA uptime 99,9%+ — sangat penting bagi operasional pertambangan, di mana gangguan sistem berarti terhentinya produksi.

Keunggulan Infrastruktur

  1. Penerapan Multi-site
    Satu lingkungan cloud yang menghubungkan berbagai lokasi tambang dengan tata kelola terpusat.

  2. Pemulihan Bencana
    Pencadangan dan pemulihan otomatis — data operasional terlindungi dari kegagalan di tingkat lokasi.

  3. Keamanan Enterprise
    Infrastruktur yang sesuai standar ISO-27001 — kontrol keamanan siap audit untuk meningkatkan kepercayaan investor dan kepatuhan regulasi.

  4. Arsitektur yang Dapat Diskalakan
    Infrastruktur berkembang mengikuti volume produksi — tanpa perlu membangun ulang arsitektur saat operasional berkembang.

PEOPLE ENABLEMENT

Ekosistem terus berkembang setelah implementasi

Transformasi teknologi di industri pertambangan akan gagal ketika orang-orang belum siap untuk bekerja dengan cara yang baru. Pratesis mengintegrasikan pemberdayaan sumber daya manusia (people enablement) ke dalam setiap penerapan ekosistem — bukan sebagai tambahan, tetapi sebagai komponen inti.

Penilaian Kapabilitas

Memahami kesenjangan keterampilan saat ini di seluruh tim keuangan, operasional, IT, dan pemeliharaan sebelum proses implementasi dimulai.

Pelatihan Berdasarkan Peran Kerja

Pelatihan terstruktur berdasarkan peran — pemahaman dashboard untuk CEO, pelaporan keuangan untuk CFO, pemantauan aset untuk COO, serta tata kelola pengadaan.

Pengadopsian Perubahan

Manajemen perubahan yang terstruktur — mulai dari identifikasi resistensi, tahapan pencapaian adopsi, hingga titik pemeriksaan tata kelola.

Rutinitas Kinerja

Ritme tata kelola operasional — mencakup daily stand-up, tinjauan KPI mingguan, serta dashboard manajemen bulanan yang terintegrasi ke dalam cara organisasi beroperasi.

INFRASTRUKTUR CLOUD

Huawei Cloud — fondasi infrastruktur kelas enterprise

Ekosistem Pertambangan Digital berjalan di atas Huawei Cloud — menyediakan skalabilitas, keamanan, dan kedaulatan data Indonesia yang dibutuhkan oleh perusahaan pertambangan.

FASE 01

1

Asesmen & Blueprint

Audit operasional di seluruh lokasi. Analisis kesenjangan. Blueprint ekosistem disepakati bersama tim eksekutif. Indikator keberhasilan ditetapkan sejak awal.

FASE 02

2

Fondasi & Penerapan

Platform inti dikonfigurasi untuk proses khusus pertambangan. Pronto Xi diterapkan. Migrasi data. Pelatihan pengguna. Go-live pada lokasi atau modul pertama.

FASE 03

3

Skala & Integrasi

Penerapan diperluas ke lokasi-lokasi lainnya. Integrasi dengan sistem operasional yang ada. Analitik dan dashboard diaktifkan. Rutinitas tata kelola tertanam.

FASE 04

4

Optimalisasi & Keberlanjutan

Layanan terkelola berkelanjutan. Siklus perbaikan berkelanjutan. Benchmarking kinerja. Sistem terus berkembang seiring pertumbuhan operasi.

Wawasan Pertambangan Terbaru

Siap Berdiskusi dengan Kami?

Ceritakan tantangan operasional yang sedang Anda hadapi. Tanpa penawaran yang memaksa, tanpa komitmen apa pun—hanya sebuah diskusi untuk memahami kebutuhan bisnis Anda.

logo-symbol Pratesis