Service Desk

Service Desk Bantu Perusahaan Fokus ke Produktivitas

Ada banyak alasan mengapa semakin banyak perusahaan yang membutuhkan solusi service desk terpercaya dari pihak ketiga. Bagi perusahaan yang menghasilkan banyak jenis produk, efektivitas distribusi menjadi tantangan besar. Apalagi di perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) seperti Unilever, Sentosa Karya Gemilang, Khong Guan, dan lainnya.

Namun, dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, manajemen distribusi menjadi lebih mudah karena hampir di setiap tahap distribusi telah dikembangkan software dan aplikasi dari pencatatan warehouse hingga sisi penjualan.

Bagi perusahaan yang memiliki core bisnis distribusi membutuhkan aplikasi DMS (Distribution Management System) untuk mendukung kegiatan operasional distribusi mereka. Untuk dapat terus berkembang sesuai dengan pertumbuhan bisnis maka dibutuhkan aplikasi yang terintegrasi, up-to-date dan membutuhkan pemeliharan secara terus-menerus.

Bisa saja semua hal tersebut dikerjakan secara internal perusahaan, namun perusahaan perlu fokus kepada core business-nya dan membutuhkan aplikasi yang kompleks dan standar global.

“Alasan utama kenapa kami memperkenalkan layanan ini adalah untuk menjawab pain point dari para perusahaan dalam memastikan business continuity terutama di area IT, sehingga day to day operation dapat berjalan lancar tanpa gangguan, sehingga, perusahaan bisa lebih fokus di bisnis utamanya,” kata Singgih Tjahjono, Chief Executive Officer (CEO) Pratesis.

Apa itu Service Desk? Berdasarkan panduan dari Information Technology Infrastructure Library (ITIL), Service Desk adalah Single Point of Contact (SPOC) antara penyedia layanan dan pelanggan atau pengguna. Dengan kata lain, sebagai layanan pusat komunikasi, di mana customers (pengguna, karyawan dan stakeholder) mencari bantuan terkait dengan masalah-masalah IT, dan kemudian tim tersebut mengirimkan solusinya kepada pelanggan tepat waktu.

“Service Desk adalah hasil transformasi helpdesk. Kalau helpdesk bersifat tactical, reaktif, task oriented, pendekatannya break/fix approach, fokus pada user, dan resource lebih sedikit. Sementara Service Desk lebih strategis, proaktif, process oriented, holistic approach, dan focus on strategy. Solusi yang diberikan Service Desk lebih strategis dan dengan resource lebih banyak,” jelas Agus Suryono, Head of IT Services Pratesis.

Sebagai perusahaan penyedia layanan TI, Pratesis mengembangkan solusi untuk menangani masalah dan laporan yang disampaikan oleh pelanggan atau konsumen, dengan memanfaatkan sistem penomoran (ticketing) yang memudahkan melacak dan memonitor jenis permasalahan yang masuk sehingga tindakan penyelesaian lebih cepat teratasi.

Service Desk Pratesis memiliki fungsi knowledge base, multichannel, analytics dashboard, SPOC, online/offline implementation, dan issue handling. Di mana, Service Desk Pratesis memiliki fitur dan kegunaan untuk mendukung permintaan dari pelanggan sebagai berikut:

Incident Management, yang memberikan support dan solusi terkait dengan issue/cases.

Service Request, dengan memberikan bantuan terkait service yang diminta. Misalnya synchronization ulang data, dan sebagainya.

Clarification, yaitu memberikan bantuan dan penjelasan terkait prosedur standar perusahaan (SOP) dan user guide.

User Education, untuk men-deliver knowledge terkait modul/fitur tertentu. Termasuk juga di dalamnya: analisa, testing, patching, dan release update.

Value Driver Capture, yang berfungsi untuk membuat catatan harian dan berbagai masukan.

Dengan demikian, Service Desk membantu perusahaan menjaga kelangsungan bisnis (business continuity), terutama dalam operasional hariannya.

Service Desk memberikan keuntungan bagi perusahaan. Antara lain: meningkatkan kepuasan pelanggan, menurunkan total cost of ownership dari IT service, dan menurunkan biaya melalui efisiensi dan dukungan terhadap kelancaran IT services melalui tim berpengalaman Pratesis.

Ingin mengetahui lebih dalam mengenai Pratesis L1 Service Desk atau layanan DMS (Distribution Management System) milik Pratesis? Langsung hubungi tim kami di https://pratesis.com/contact-us/