Pronto Xi 770 Berikan Pengalaman ERP Lebih Terintegrasi dan Responsif

Pengambilan keputusan bisnis menggunakan sistem manual tidak efektif dan membutuhkan waktu yang lama. Solusi menghadapi tantangan bisnis di era big data adalah dengan mengaplikasikan Enterprise Resources Planning (ERP) pada manajemen perusahaan seperti Pronto Xi ERP and Analytics yang dikembangkan Pronto Software.

Setelah menyisipkan beberapa keunggulan pada seri sebelumnya seperti product breadth, depth of functionality, proven, robust, dan scalable, Pronto Software kembali hadir dengan inovasi baru dan roadmap yang lebih kuat, yaitu Pronto Xi 770.

User experience yang lebih baik menjadi sasaran utama update terbaru Pronto Xi 770. Kemudahan untuk menggunakan perangkat lunak sehingga dapat memanfaatkan fitur secara optimal menjadi dasar peningkatan produktivitas dan kepuasan pengguna. Melalui web interface terbaru, Pronto Xi 770 dibangun untuk memberikan pengalaman terbaik penggunanya.

Selain dari tampilan web yang telah disempurnakan, Pronto Software juga telah menciptakan fondasi teknologi yang lebih kuat untuk menghadirkan skalabilitas, ketahanan, kemampuan lengkap, dan kemudahan perawatan di semua produk Pronto Xi.

Roadmap terbaru pada Pronto Xi 770 menambahkan peningkatan kemampuan untuk mendukung rangkaian solusi ERP yang terus berkembang dari Pronto Software. Berikut beberapa pembaharuan Pronto Xi 770 untuk pengalaman solusi ERP yang lebih terintegrasi dan responsif :

Menu yang disempurnakan
Menu Pronto Xi 770 telah didesain ulang untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan konsistensi format dan fungsi sehingga meningkatkan intuisi dan kecepatan navigasi.

Web interface yang lebih responsif
Modul Pronto Xi 770 seperti CRM telah didesain ulang agar sepenuhnya responsif. Perubahan ini akan memudahkan penggunaan Pronto Xi di semua perangkat, mulai dari smartphone hingga desktop.

User Interface baru
Sebagian besar aplikasi Pronto Xi akan pindah ke user interface yang responsif. Elemen User Interface (UI) dan template layar yang baru akan lebih menyederhanakan pengalaman penggunaan produk, meningkatkan daya tanggap, dan personalisasi.

Landing page yang disempurnakan
Di Pronto Xi 770 sudah memungkinkan pengguna memulai lebih cepat dengan role based workspace. Pengguna dapat menambahkan widget yang tersedia dari library dan menampilkan streaming informasi secara real time.

Skalabilitas dengan containerisation
Countainerisation memungkinkan komponen perangkat lunak Pronto Xi diterapkan secara otomatis dan tanpa gangguan. Pembaruan ini berguna untuk menerapkan fitur baru, perbaikan bug, dan pembaruan keamanan secara teratur.

Pemenuhan skalabilitas pada sistem performance
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dari perusahaan kecil hingga perusahaan besar, Pronto Xi 770 juga melakukan pembaruan pada Performance System. Software Pronto terus berinvestasi dalam kinerja dan skalabilitas Runtime, API, dan Server Web.

Agar sesuai dengan pasar Indonesia, solusi Pronto Xi 770 telah dilokalisasi dan bekerja dengan dukungan provider lokal, PT Pratesis. Untuk memberikan solusi domino effect secara total pada bisnis Anda, ketahui informasi lebih lanjut Pronto Xi 770 bersama PT Pratesis.

Tentang Pronto Software
Pronto Software merupakan provider global sistem ERP terkemuka dari Australia, yang mempunyai pengalaman lebih dari 30 tahun. Saat ini, Pronto Software telah memiliki lebih dari 1.200 pelanggan di seluruh dunia. Pronto Software telah dimanfaatkan di 26 negara. Bahkan, Pronto Software telah mempunyai mitra lokal di sejumlah negara. Antara lain, di Singapura, Malaysia, Sri Lanka, India, Vietnam, dan sejak Juli 2010 di Indonesia dengan PT Pratesis.

Ingin mengetahui lebih dalam mengenai Pronto Xi dan berdiskusi mengenai bagaimana bisa membantu bisnis Anda, silahkan hubungi sales representative Pratesis di 021-7193251 atau https://pratesis.com/contact-us/ untuk membuat appointment.

Service Desk

Service Desk Bantu Perusahaan Fokus ke Produktivitas

Ada banyak alasan mengapa semakin banyak perusahaan yang membutuhkan solusi service desk terpercaya dari pihak ketiga. Bagi perusahaan yang menghasilkan banyak jenis produk, efektivitas distribusi menjadi tantangan besar. Apalagi di perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) seperti Unilever, Sentosa Karya Gemilang, Khong Guan, dan lainnya.

Namun, dengan perkembangan teknologi informasi saat ini, manajemen distribusi menjadi lebih mudah karena hampir di setiap tahap distribusi telah dikembangkan software dan aplikasi dari pencatatan warehouse hingga sisi penjualan.

Bagi perusahaan yang memiliki core bisnis distribusi membutuhkan aplikasi DMS (Distribution Management System) untuk mendukung kegiatan operasional distribusi mereka. Untuk dapat terus berkembang sesuai dengan pertumbuhan bisnis maka dibutuhkan aplikasi yang terintegrasi, up-to-date dan membutuhkan pemeliharan secara terus-menerus.

Bisa saja semua hal tersebut dikerjakan secara internal perusahaan, namun perusahaan perlu fokus kepada core business-nya dan membutuhkan aplikasi yang kompleks dan standar global.

“Alasan utama kenapa kami memperkenalkan layanan ini adalah untuk menjawab pain point dari para perusahaan dalam memastikan business continuity terutama di area IT, sehingga day to day operation dapat berjalan lancar tanpa gangguan, sehingga, perusahaan bisa lebih fokus di bisnis utamanya,” kata Singgih Tjahjono, Chief Executive Officer (CEO) Pratesis.

Apa itu Service Desk? Berdasarkan panduan dari Information Technology Infrastructure Library (ITIL), Service Desk adalah Single Point of Contact (SPOC) antara penyedia layanan dan pelanggan atau pengguna. Dengan kata lain, sebagai layanan pusat komunikasi, di mana customers (pengguna, karyawan dan stakeholder) mencari bantuan terkait dengan masalah-masalah IT, dan kemudian tim tersebut mengirimkan solusinya kepada pelanggan tepat waktu.

“Service Desk adalah hasil transformasi helpdesk. Kalau helpdesk bersifat tactical, reaktif, task oriented, pendekatannya break/fix approach, fokus pada user, dan resource lebih sedikit. Sementara Service Desk lebih strategis, proaktif, process oriented, holistic approach, dan focus on strategy. Solusi yang diberikan Service Desk lebih strategis dan dengan resource lebih banyak,” jelas Agus Suryono, Head of IT Services Pratesis.

Sebagai perusahaan penyedia layanan TI, Pratesis mengembangkan solusi untuk menangani masalah dan laporan yang disampaikan oleh pelanggan atau konsumen, dengan memanfaatkan sistem penomoran (ticketing) yang memudahkan melacak dan memonitor jenis permasalahan yang masuk sehingga tindakan penyelesaian lebih cepat teratasi.

Service Desk Pratesis memiliki fungsi knowledge base, multichannel, analytics dashboard, SPOC, online/offline implementation, dan issue handling. Di mana, Service Desk Pratesis memiliki fitur dan kegunaan untuk mendukung permintaan dari pelanggan sebagai berikut:

Incident Management, yang memberikan support dan solusi terkait dengan issue/cases.

Service Request, dengan memberikan bantuan terkait service yang diminta. Misalnya synchronization ulang data, dan sebagainya.

Clarification, yaitu memberikan bantuan dan penjelasan terkait prosedur standar perusahaan (SOP) dan user guide.

User Education, untuk men-deliver knowledge terkait modul/fitur tertentu. Termasuk juga di dalamnya: analisa, testing, patching, dan release update.

Value Driver Capture, yang berfungsi untuk membuat catatan harian dan berbagai masukan.

Dengan demikian, Service Desk membantu perusahaan menjaga kelangsungan bisnis (business continuity), terutama dalam operasional hariannya.

Service Desk memberikan keuntungan bagi perusahaan. Antara lain: meningkatkan kepuasan pelanggan, menurunkan total cost of ownership dari IT service, dan menurunkan biaya melalui efisiensi dan dukungan terhadap kelancaran IT services melalui tim berpengalaman Pratesis.

Ingin mengetahui lebih dalam mengenai Pratesis L1 Service Desk atau layanan DMS (Distribution Management System) milik Pratesis? Langsung hubungi tim kami di https://pratesis.com/contact-us/